Malahpara alumni HMI MPO bermesraan dengan para alumni HMI Dipo. Aktif di Kahmi dan melebur di organisasi alumni itu. Jadi presidium, jadi pengurus. “Kayak tidak percaya diri saja,” ujarnya ketus. “Bang,” aku sapa dia begitu. Sebab dia lebih senior. Sebab dia 10 tahun lebih tua dariku. “Bukankah itu bagus?” “Ah apa bagusnya
Keluarruangan seikitar pukul an, dan itu adalah waktu keluar yang lumayan cepat. Kami pun bisa segera beristirahat lebih cepat seperti biasanya. Pukul 18.00 (6 sore) atau tepatnya ba’da Maghrib, kembali ngumpul di ruangan bertemu dengan para KAHMI. Ya setelah itu langsung ke materi MOK, dan tidur sekitar pukul 12-an.
Dalamtuntutannya, aktivis FRAT Jogjakarta mendesak agar bupati Bima segera mencabut ijin eksplorasi pertambangan PT. Sumber Mineral Nusantara. Menurut para aktivis, pemberian ijin eksplorasi itu berpotensi merampas tanah rakyat dan merusak lingkungan sekitar. Menurut rencana, aktivis FRAT akan menggelar besar-besaran pada tanggal 8 Januari 2012.
Fast Money.
- Mungkin diantara kamu sudah mengenal atau bahkan menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam HMI, tapi tahukah kamu penyebab organisasi ini menjadi terpercah? Untuk itu tetap ikuti ulasan berikut ini agar mengetahui penyebab HMI terpecah menjadi dua. Himpunan Mahasiswa Islam HMI adalah salah satu organisasi massa yang ikut mengawal perkembangan Indonesia di awal kemerdekaan. HMI pertama kali didirikan oleh mahasiswa bernama Lafran Pane pada 5 Februari 1947, dan besok akan merayakan ulang tahun yang ke-75. Dahulu HMI hanya beranggotakan 14 mahasiswa, tapi seiring berjalannya waktu nama organisasi ini makin besar. Namun dibalik kesuksesannya tersebut, ada gejolak yang membuat HMI terpecah menjadi dua. Hal itu dikarenakan adanya konflik internal. Konflik internal terjadi setelah Kongres HMI ke 15 di Medan pada 1983. Tiga tahun setelah itu, atau pada 1986, HMI memutuskan menerima asas tunggal Pancasila yang dijalankan oleh rezim Orde Baru. Dengan demikian, asas HMI bukan lagi Islam, melainkan Pancasila. Pertimbangan mengubah asas ini cenderung alasan politis dan adanya tawaran-tawaran menarik di balik itu. Akhirnya, sebagian keluarga besar HMI tidak terima dengan keputusan tersebut dan memilih bertahan dengan membuat HMI berasas Islam. Jadilah dua versi HMI. Pertama, HMI Dipo HMI yang berkantor di Jalan Diponegoro Jakarta. Kedua, HMI MPO Majelis Penyelamat Organisasi. Posisi HMI saat itu memang dilematis. Jika tidak mengganti asasnya, maka terancam dibubarkan oleh rezim Orde Baru. Lalu, dalam Kongres HMI di Padang diputuskan menerima asas tunggal Pancasila. Pemerintah saat itu hanya mengakui HMI Dipo sebagai organisasi yang resmi. Tumbangnya rezim Orde Baru tahun 1998, membawa angin segar di tubuh HMI. Pada Kongres HMI di Jambi tahun 1999, HMI Dipo memutuskan untuk mengembalikan asas Islam di tubuh organisasi. Sayangnya, antara HMI Dipo dan HMI MPO tidak otomatis menyatu kembali seperti sedia kala meski keduanya berasas Islam.
Jakarta - Dua kubu di Himpunan Mahasiswa Indonesia HMI, HMI Diponegoro dan HMI Majelis Penyelamat Organisasi MPO, telah sepakat untuk mengadakan islah. Tapi mereka tetap sebagai organisasi terpisah. Hal itu ditegaskan Ketua PB HMI MPO, Syahrul E Dasopang di Gedung Lembaga Bantuan Hukum LBH, Jl Diponegoro, Jakarta, Kamis 31/07/08.Islah kedua kubu itu sendiri berlangsung di Kongres XXVI HMI di Hotel Novotel, Palembang, 28 Juli lalu. Wakil Presiden Jusuf Kalla JK serta mantan Ketua DPR Akbar Tandjung menjadi saksi peristiwa tersebut. Menurut Syahrul, keinginan perdamaian ini muncul sebagai salah satu upaya untuk memperbaiki moral bangsa yang tengah terpuruk. Makna di Palembang, dinilai Syahrul sebagai ajakan moral agar lebih menolak kalau islah itu akan disertai penggabungan organisasi. "Tidak ada penggabungan organisasi, yang ada hanya islah," tegas Syahrul, kemunculan dua kubu di HMI dapat diselesaikan jika ada inisiatif dan kerendahan hati untuk saling memaafkan. HMI sebagai organisasi anak muda, menurut Syahrul, perlu meninggalkan nilai-nilai lama yang tidak memberikan pencerahan dan harapan kepada masyarakat. "Kami ingin mempromosikan universalitas Islam," tambahnya. mok/iy
apa itu hmi dipo dan mpo